Minggu, Februari 05, 2012

Dalam pekat yang sunyi


sunyi...
hal itulah yang kini dengan lembut menyusup pelan..
menyelimuti ku pelan..
membawaku dalam sejuta tanya yang tak terjawab..
lama ini..
dalam pekat yang sunyi..
aku bertanya kepada rembulan ?
kenapa aku harus merasa letih dalam tubuh ini..
namun sayang mereka diam..
hingga aku hanya bisa berteriak..
mereka tuli...mereka bisu..
dan aku terus melankga..
sampai akhirnya aku bertemu dengan kilatan indah
sang rembulan yang dalam sunyi itu berselimut kabut hitam tipis..
kenapa aku harus menjatuhkan air mata untuk mereka..
apa aku kalah dengan semua ini ?
namun sayang..semua diam..dam aku hanya bisa mendesah..
dunia tak adil padaku....
namun...tak henti..
aku kembali melanngkah..
dan terus melangkah...
sebuah ketenangan mendekat..
saat deru rel itu membawa goncangan pada tubuh lemahku...
sebuah goncangan yang akhirnya menjawab semua tanyaku..
" allah mencintaimu...dan allah tengah mengujimu dengan duka serta letihmu..!"
tersenyumlah...dan bisikkan dalam hatimu." la tahzan innallaha ma'ana...!"

di Lempuyangan 5 2 2012. oleh hati yang tengah letih dalam melangkah. ibnu samary. -PM 2010
Reaksi:

0 komentar: